Telp/WA 0812-2255-5757 Info Tempat Sewa Crane Murah Beserta Penjelasannya

Pada pembahasan sebelumnya, kita telah mempelajari beberapa Jenis Crane. Mulai dari Tower Crane, Truck Crane, Hydraulic Crane, hingga Crawler Crane. Selain 4 jenis di atas ternyata masih ada banyak sekali Jenis Crane yang disesuaikan berdasarkan bentuk serta kegunaannya.

Jenis Crane ini juga semakin beragam. Bukan hanya Crane yang digunakan di darat saja, melainkan ada Jenis Crane yang memiliki medan di kawasan perairan atau juga bahkan di udara. Ukuran Crane tersebut pun juga sangat beragam, tentunya disesuaikan dengan kegunaannya.

Jenis Crane

Inilah Jenis Crane lain yang wajib Anda ketahui :

1. Hoist Crane

Jenis Crane ke-lima adalah Hoist Crane. Hoist Crane ini adalah Jenis Crane yang cukup berbeda dengan Crane lainnya. Jika Crane lainnya bisa bergerak atau bisa digunakan dalam skala besar atau bisa dipindahkan. Maka, lain halnya dengan Hoist Crane. Hoist Crane ini merupakan rangkaian yang terpasang di atas atau di dinding pabrik untuk kepentingan pemindahan barang berat yang ada di dalam pabrik.

Untuk pemasangannya sendiri sangat tergantung pada kebutuhannya masing-masing. Hoist Crane sendiri juga merupakan gabungan antara mesin Hoist dan Crane. Kedua bagian tersebut memiliki fungsi masing-masing.

Hoist sendiri adalah mesin pengerek yang berisi pengait dan juga merupakan mesin untuk mengangkat dan memindahkan sesuatu. Hoist ini ada 2 jenis dan dibedakan berdasarkan bahan yang digunakan untuk mengangkat beban. Yang pertama adalah Chain Hoist. Chain Hoist sendiri merupakan jenis hoist yang menggunakan rantai sebagai pengangkat. Yang kedua adalah Wire Rope. Berbeda dengan Chain Hoist, Wire Rope ini menggunakan tali kawat sebagai pengangkat.

Sementara Crane di sini berfungsi sebagai mesin yang akan menjadi tempat untuk memasang hoist.

Jenis Hoist Crane

Kita telah membahas 2 Jenis Crane sesuai dengan bahan yang digunakan untuk mengangkat beban. Kali ini, kita akan membahas secara lebih spesifik jenis Hoist Crane jika didasarkan pada kebutuhan fungsi, tempat, dan kapasitas angkat. Kurang lebih ada 12 jenis Hoist Crane seperti berikut ini :

a. Eot Crane

Merupakan singkatan dari (Electric Overhead Travelling). EOT Crane ini adalah salah satu jenis Hoist Crane yang paling populer serta memiliki daya angkat barang 20 hingga 500 ton. EOT Crane atau Overhead Crane ini biasanya terpasang di langit-langit pabrik. EOT Crane ini juga bisa digunakan untuk kepentingan dalam ruangan (indoor) ataupun (Outdoor).

b. Gantry Crane

Jenis Hoist Crane kedua adalah Gantry Crane. Gantry Crane ini merupakan Crane yang berjalan di atas landasan rail di lantai dan berupa rangkaian kerekan dan derek dengan support legs dengan roda yang cocok digunakan di luar ruangan.

c. Semi Gantry Crane

Jenis Hoist Crane ketiga adalah Semi Gantry Crane. Karena bersifat semi, maka jenis Hoist Crane yang satu ini hanya memiliki satu support legs yang dikombinasikan menggunakan rail di atas tanah dan elevated runway pada sisi lainnya. Semi Gantry Crane ini cocok digunakan di indoor atau outdoor dengan wilayah ruangan yang terbatas.

d. Rubber Tyre Gantry Crane (RTG Crane)

Merupakan Jenis Crane yang berupa rangkaian Hoist Crane yang menggunakan support leg yang dilengkapi roda ban. Karena dirangkai dengan menggunakan teknologi yang cukup maju. Maka, jenis Hoist Crane ini sangat cocok untuk digunakan di segala medan.

e. Jib Crane

Merupakan jenis Hoist Crane yang memiliki tiang yang berada di salah satu ujung grider. Tiang ini berfungsi sebagai pusat dan penopang. Grider ini pun memiliki kemampuan berputar 180 hingga 360 derajat dari tiang yang juga merupakan titik tengahnya.

f. Wall Running Crane

Merupakan rangkaian Hoist Crane yang menggunakan rail atau landasan pada dinding. Oleh karena itulah disebut dengan Wall Running Crane. Wall Running Crane ini memiliki bentuk seperti huruf L terbalik dengan runway beam yang menempel pada dinding.

Perbedaan antara Wall Running Crane dengan Overhead Crane adalah pada letak runaway beamnya. Di mana Wall Running Crane hanya memiliki runway beam pada salah satu sisinya. Sementara itu, overhead Crane memiliki memiliki runway beam pada kedua sisinya.

g. Monorail Crane

Merupakan jenis Hoist Crane yang tidak menggunakan girder pada rangkaiannya melainkan hanya bergerak pada beam (rail) yang terpasang sehingga Crane ini hanya bisa bergerak maju dan mundur sepanjang beamnya saja.

h. Underslung Crane

Underslung Crane merupakan rangkaian kerekan dan derek yang bergerak pada rail yang menggantung.

i. Grab Crane

Merupakan rangkaian Crane dengan bagian hoist berbentuk capit.

j. Polar Crane

Merupakan rangkaian Hoist Crane dengan beam berbentuk lingkaran sehingga memungkinkan adanya pergerakan memutar.

k. Container Handling Crane

Sesuai dengan namanya, maka Crane ini digunakan untuk kebutuhan mengangkat serta memindahkan container. Jenis Crane yang satu ini biasanya digunakan untuk kebutuhan bongkar muat container baik di darat atau juga di kawasan pelabuhan kapal.

Salah satu ciri khas Container handling Crane adalah Crane ini memiliki kait yang cukup tinggi, dilengkapi dengan kerekan bermodel khusus untuk container.

l. Foundry Crane

Merupakan Jenis Crane yang multifungsi di mana salah satu jenis rangkaian yang dapat digunakan untuk pengecoran dengan keunggulan fitur untuk menuangkan sesuatu.

Lalu bagaimana dengan perawatannya?

Dengan perawatan yang tepat, maka Hoist Crane tersebut awet dan tidak mudah rusak. Setidaknya perlu dilakukan perawatan serta pengecekan mesin secara berkala setiap minimal 6 bulan sekali untuk memastikan bahwa Hoist Crane tidak mengalami kerusakan atau permasalahan teknis serta masih dapat berjalan dengan optimal.

Jika bagian Hoist ini rusak, maka Anda dapat membeli Hoist yang baru. Anda tak perlu membeli bagian Cranenya. Karena kedua bagian tersebut terpisah, jadi hal ini juga memungkinkan Anda untuk membelinya secara terpisah.

Hoist Crane ini lebih sering digunakan di sebuah lingkungan dalam gedung pabrik untuk memindahkan barang-barang yang berat atau mesin rakitan.

2. Crane Kereta Api

Jenis Crane selanjutnya yang harus Anda ketahui adalah Crane Kereta Api. Sesuai dengan namanya Crane jenis ini biasanya hanya digunakan untuk kepentingan pengangkutan material pada pembangunan ataupun perbaikan jalur kereta api. Crane ini dilengkapi dengan ban khusus yang membuatnya bisa berjalan di jalur kereta api.

Crane jenis ini sangat jarang ditemui mengingat kegunaannya adalah untuk membantu pekerjaan di bidang per-kereta api-an dan bukan untuk kegunaan umum seperti Crawler Crane, truck Crane ataupun Tower Crane.

Salah satu Jenis Crane ini di Indonesia adalah Crane si Figee atau Crane si Bongkok yang juga merupakan Crane tertua yang beroperasi dalam membantu proses evakuasi kecelakaan kereta api. Crane ini sendiri mulai beroperasi pada tahun 1918 dan behenti beroperasi pada 1987 ketika membantu evakuasi kecelakaan kereta api di daerah Bintaro, Tangerang.

Crane yang satu ini memiliki berat sekitar 66 ton, memiliki 4 kaki tambahan dan jangkauan belalainya (boom) sejauh 20 meter. Crane ini mampu mengangkat beban hingga 40 ton. Crane ini juga mampu berjalan sendiri dengan kecepatan kurang lebih 5 km/jam. Crane Si Figee ini juga dilengkapi dengan gerbong GR 2495 yang digunakan untuk mengangkut alat-alat derek.

Masih ada lagi Jenis Crane Kerea Api selain Crane si bongkok ini yang tentunya masih digunakan sampai sekarang.

3. Crane Terapung

Jenis Crane selanjutnya adalah Crane Terapung. Crane Terapung ini juga sering disebut dengan Floating Crane. Floating Crane ini biasanya selalu berada di atas sebuah kapal besar yang didesain sedemikian rupa untuk menampung Crane yang memiliki ukuran yang sangat besar.

Selain itu karena berada di kapal maka Floating Crane ini juga bisa berpindah tempat dengan mudah sehingga lebih fleksibel untuk digunakan sebagai alat untuk memindahkan suatu barang berat.

Berbeda dengan Jenis Crane lain yang berada di darat, Floating Crane ini digunakan di kawasan perairan ataupun di dekat pelabuhan. Crane ini biasanya sering digunakan untuk industry yang ada di laut, untuk konstruksi pembangunan jembatan penghubung atau pelabuhan, untuk mengangkat atau evakuasi kapal yang tenggelam di laut serta digunakan untuk mengangkat berbagai jenis barang berat sesuai dengan kebutuhan.

Crane ini memiliki kemampuan untuk mengangkat beban yang memiki berat yang luar biasa bahkan hingga mencapai 9000 ton.

Floating Crane ini juga biasanya tak memiliki mesin induk dan alat kemudi sendiri sehingga untuk menggerakkan mesin ini diperlukan Tugboat. Untuk sistem pengoperasiannya sendiri Floating Crane ini menggunakan loading operation dan memakai sistem ban berjalan.

Untuk membantu performanya maka Floating Crane ini menggunakan 2 alat tambahan yakni loader dan dozer. Loader dan dozer ini berguna untuk mempermudahkan jangkauan Crane serta menjangkau muatan yang susah untuk dicapai.

Jenis Floating Crane

Floating Crane ini memiliki beberapa jenis yakni

a. Twins Crane

Merupakan salah satu jenis Floating Crane yang menggunakan dua atau double Crane yang berguna untuk mengambil lebih banyak material.

b. Single Crane

Merupakan salah satu jenis Floating Crane yang hanya menggunakan satu Crane saja di atas kapalnya.

c. Conveyor

Merupakan salah satu jenis Floating Crane yang diperuntukkan mengangkut muatan dan pembongkaran yang lebih banyak dan lebih cepat.

Jenis-Jenis Crane di atas biasanya digunakan sesuai dengan kebutuhan pengangkutan serta bidangnya.

Kelebihan Floating Crane

Ada beberapa kelebihan Floating Crane yang menjadikan Crane ini sebagai salah satu mesin angkutan yang banyak diandalkan terutama di kawasan perairan, di antaranya adalah :

  1. Menghemat waktu bongkar muat.
  2. Dapat dimuat di ukuran kapal tertentu seperti kapal panamaz maupun capsize.
  3. Mengurangi kemungkinan adanya polusi.
  4. Bisa mengangkut banyak muatan dalam sekali angkut.

4. Telescopic Handler Crane

Jenis Crane selanjutnya adalah Telescopic Handler Crane. Crane jenis ini biasanya digunakan di industri pertambangan batu bara di mana Crane jenis ini sangat berguna untuk memasang rangka baja di bagian atas dan juga untuk keperluan lainnya dalam bidang ini.

Ada beberapa keunikan Crane ini seperti : Crane ini memiliki bagian yang terbuat dari forklift pada ujung bomnya, ada outscget pada bagian alasnya serta dapat berputar hingga 360 derajat. Tentunya sangat fleksibel, bukan?

Selain itu Crane Telescopic Handler ini juga merupakan alat angkat yang serba guna. Alat ini juga memiliki telescopic boom yang dilengkapi dengan lifting attachment. Bagian Telescopic atau articulating boomnya juga bisa menjulur ke depan dan ke atas (baik dalam jangkauan jarak yang pendek ataupun jauh).

Pada ujung boom Crane ini juga dapat dipasang berbagai attatchment yang sesuai dengan kebutuhan para pengguna. Crane ini selain digunakan dalam industry pertambangan juga bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan industri lainnya.

5. Sky Crane

Jenis Crane selanjutnya adalah Sky Crane. Sky Crane ini adalah sebuah Crane yang memiliki bentuk yang serupa dengan helicopter dengan sebuah kabel di bawah yang biasanya digunakan untuk membawa beban yang diangkutnya.

Crane yang satu ini biasanya digunakan di medan yang cukup sulit. Karena perpindahannya melalui udara, maka ada batasan beban maksimal yang bisa dibawanya. Selain itu, Crane ini juga dapat berpindah dengan jarak yang sangat jauh.

6. Level Luffing Crane

Jenis Crane selanjutnya adalah Level Luffing Crane. Level Luffing Crane adalah Jenis Crane yang biasanya digunakan di area pelabuhan untuk menempatkan container atau untuk menurunkan muatan berat pada kapal. Crane ini sendiri memiliki penopang engsel yang dapat bergerak naik dan turun. Gerakan naik dan turun inilah yang menyebabkan lengan pada Crane bergerak ke dalam dan ke luar.

Kesimpulan

Itulah Jenis-Jenis Crane yang bisa kita bahas kali ini. Lalu, mengapa ada banyak sekali Jenis Crane? Apakah menggunakan 1 Jenis Crane saja tidak cukup? Banyaknya Jenis Crane di atas disebabkan oleh kebutuhan para pengguna itu sendiri.

Setiap Jenis Crane memiliki keunikan serta kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tower Crane tentu saja tak bisa digunakan untuk menggantikan fungsi Hoist Crane. Begitu juga, sebaliknya Hoist Crane tidak bisa membawa material ke tingkat tertinggi bangunan pencakar langit seperti yang bisa dilakukan oleh Tower Crane.

Kesimpulannya, semua Crane memiliki fungsi penting dalam bidangnya masing-masing dan fungsi tersebut tak bisa digantikan oleh jenis alat atau bahkan Crane tipe lainnya. Karena pada dasarnya ada banyak sekali kebutuhan Crane dalam berbagai jenis bidang. Maka, muncullah banyak sekali Jenis Crane yang digunakan untuk keperluan masing-masing industri.

Biasanya bentuk serta mekanisme kerja masing-masing Crane tersebut disesuaikan dengan tujuan pemakaian. Contohnya saja dari segi tinggi, kemampuan menempuh bidang atau lingkungannya, ukuran, kapasitas angkat beban muatannya, letaknya (darat, udara, air), kekokohannya, bentuk dan lain sebagainya.

Untuk berbagai jenis keperluan ini, Anda bisa menggunakan jasa sewa Crane lho. Salah satunya adalah melalui Nasya Crane.

Kenapa harus Nasya Crane?

Kami adalah perusahaan yang menyewakan jasa Crane. Kami menyediakan semua Jenis Crane sesuai dengan kebutuhan Anda. Kami telah dipercaya oleh banyak sekali klien dalam hal sewa menyewa Crane. Kami juga memberikan harga yang terjangkau untuk setiap Crane yang Anda sewa.

Kami selalu menyediakan layanan yang prima karena kami sadar bahwa kepuasan Anda adalah hal yang harus kami prioritaskan. Jika Anda ingin berkonsultasi seputar jasa sewa menyewa Crane. Anda bisa menghubungi nomor Call Center kami yang tersedia ya.

Jadi, tunggu apa lagi? Penuhi kebutuhan sewa Crane Anda bersama kami, Nasya Crane.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *